Kode Kehormatan Penegak dan Pandega

 

DRFN 2014

Kami ada karena semangat kami!

Salam Pramuka …

 

Semoga kakak semua dalam keadaan sehat walafiat, amin. Kali ini Kak Admin mau share tentang apa itu Kode Kehormatan Penegak Dan Pandega. Mungkin sebagian dari kakak sudah ada yang tahu, namun tak apa hanya menginggatkan saja agar tidak lupa. Dan semoga dapat dimengerti dan dihayati baik dalam kegiatan kepramukaan atau dalam kesehariannya.

Sebagai seorang Pramuka penegak atau pandega tentu kita lebih dituntut utuk bekerja dan berkarya sesuai makna dari Pramuka itu sendiri yakni “Praja Muda Karana” (orang pemuda yang gemar berkarya). Jadi wajib tentunya untuk kita mengamalkan apa yang telah ternamamkan dalam gerakan pramuka. Dan dibawah inilah kode kehormatan dalam gerakan pramuka.

Adapun kode kehormatan dalam Gerakan Pramuka terdiri dari Tiga Janji yang disebut “Trisatya” dan Sepuluh Moral yang disebut “Dasadarma”. Kode kehormatan Pramuka Yaitu :

 

  1. Janji yang disebut Trisatya, selengkapnya berbunyi:

Trisatya

Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh:

– Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan, Negara Kesatuan Republik Indonesia   dan mengamalkan pancasila.

– Menolong sesama hidup dan ikut serta membangun masyarakat

– Menepati Dasadarma.

 

  1. Ketentuan moral yang disebut Dasadarma, selengkapnya berbunyi:

 

Dasadarma

  1. Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia.
  3. Patriot yang sopan dan kesatria.
  4. Patuh dan suka bermusyawarah.
  5. Rela menolong dan tabah.
  6. Rajin, trampil dan gembira.
  7. Hemat, cermat dan bersahaja.
  8. Disiplin, berani dan setia.
  9. Bertanggungjawab dan dapat dipercaya.

10.Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan.

 

Itulah kode kehormatan dalam pramuka. Semoga semakin luas wawasan kita dan semakin tinggi budi pekerti kita sebagai pramuka. Salam dari kami Dewan Racana Fatahillah –  Nyi Mas Gandasari yang berpangkalan di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Salam Hormat kami DRFN 2014

Iklan

Apa Itu Adat Ambalan?

...KATAFADHIEL...

MENGENAL ADAT AMBALAN

Pendahuluan

Pramuka Penegak adalah kaum muda yang pada tingkat perkembangan jiwanya diantaranya pada kondisi:

  1. mampu mengungkapkan pendapat dan perasaannya dengan sikap yang sesuai dengan lingkungannya.
  2. memperkuat penguasaan diri atas dasar skala nilai dan norma
  3. kehidupan emosinya mulai terintegrasi dengan fungsi-fungsi psikis lainnya sehingga lebih stabil dan lebih terkendali.

Kaum muda seusia Pramuka Penegak berfikir kritis, realistis, rasional dalam berpendapat dan dalam perilakunya tercermin menggunakan pendekatan kultural serta apa yang menjadi masukan dicerna melewati perenungan-perenungan.  Perkembangan semacam inilah yang membedakan dengan kelompok usia sebelumnya (S dan G).

Adat merupakan kebiasaan yang disepakati dan ditaati oleh masyarakat lingkungan setempat yang sudah berlaku dari masa ke masa, sehingga terkesan merupakan peraturan dan tata nilai di masyarakat yang oleh anggotanya dijaga dan dilestarikan menjadi pedoman pergaulan dalam kehidupan di masyarakat.  Adat bersifat lokal, hanya berlaku di masyarakat tertentu dan tidak berlaku di masyarakat yang lain.

Adat Ambalan Pramuka Penegak

  1. Adat…

Lihat pos aslinya 1.357 kata lagi

Selamat Jalan Kak Azrul Azwar.

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Kami ada karena semangat kami.

Salam Pramuka !!!

Salam sejahtera kami ucapkan kepada kakak-kakak Warga Fatahillah dan Nyi Mas Gandasari serta kakak-kakak pembaca blog Racana Fatahillah-Nyi Mas Gandasari, semoga selalu berada dalam keadaan sehat wal afiat.

 

SBY melayat makam kak Azrul

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun. Telah berpulang ke rahmatullah Mantan Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka sekaligus mantan ketua umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) periode 1988-1991 dan 1994-1997, Prof Dr dr Azrul Azwar. Ka Azwar meninggal dalam usia 69 tahun.

Menurut Zaenal, Azrul sebelum wafat memang tengah berjuang melawan penyakit kanker hati yang telah diderita sejak lama.

“Padahal rencananya awal April ini beliau akan melakukan operasi namun sayang beliau harus terlebih dahulu meninggalkan kita,” jelasnya. Pencarian donor hati untuk cangkok memang cukup sulit untuk dilakukan. Zaenal mengatakan, Azrul pernah ke Malaysia dan negara lainnya untuk mencari donor namun belum ada yang cocok. “Mungkin karena faktor usia juga,” tutur Zaenal.(detik.com)

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjelaskan mantan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Azrul Aswar merupakan sosok yang memiliki dedikasi tinggi bagi pengembangan Gerakan Pramuka termasuk program revitalisasi yang dilakukan sejak 2006. “Saya mengenal almarhum sebagai tokoh yang tekun dan ingin betul membawa perubahan bagi Gerakan Pramuka,” kata Presiden saat membuka sidang kabinet terbatas di Kantor Presiden Jakarta, Rabu, mengenang sosok Azrul Azwar yang meninggal pada Selasa (1/4) sore.

Presiden Yudhoyono Ditengah kesibukan tugas Negara bersama Ibu Ani Yudhoyono melayat almarhum mantan Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka masa bakti 2008-2013, Prof. Dr. dr. Azrul Azwar, MPH yang disemayamkan di ruang Auditorium Kwartir, Jalan Medan Merdeka Timur 6, Jakarta. Presiden beserta Ibu Ani Yudhoyono melakukan do’a dihadapan almarhum, salah satu putera terbaik bangsa.

sumber: Kwarnas

sumber: Kwarnas

Seperti diberitakan media massa sebelumnya, mantan Kepala Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Azrul Azwar meninggal di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta pada Selasa (1/4) pukul 17.55 WIB/

Kepala Negara mengatakan mantan Ka Kwarnas yang menjabat selama dua periode itu selama memimpin Gerakan Pramuka memegang peranan penting dalam upaya revitalisasi gerakan Pramuka sesuai dengan permintaan Presiden Yudhoyono pada 2006 lalu. “Sejak 2006 kegiatan Pramuka meningkat secara signifikan. Itu bagus untuk pembentukan watak anak-anak kita,” katanya. (antaranews.com)

Doa dan Kasih selalu kami persembahkan kepada mendiang Ka Azrul, walau raga telah dikandung bumi namun jasa dan karya beliau selalu hadir dalam sanubari bagi kami pramuka UIN Jakarta khususnya dan pramuka Indonesia umumnya. Semoga diterima segala amalnya dan dilapangkan kuburnya. Salam Pramuka.

Antara Mata dan Hati

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Kami ada karena semangat kami.

Salam Pramuka !!!

Salam sejahtera kami ucapkan kepada kakak-kakak Warga Fatahillah dan Nyi Mas Gandasari serta kakak-kakak pembaca blog Racana Fatahillah-Nyi Mas Gandasari, semoga selalu berada dalam keadaan sehat wal afiat.

Mata adalah panglima hati. Hampir semua perasaan dan prilaku awalnya dipicu oleh pandangan mata. Bila dibiarkan mata memandang yg dibenci dan dilarang, maka pemiliknya berada di tepi jurang bahaya. Meskipun ia tidak sungguh-sungguh  jatuh kedalam jurang (diambil dr nasehat Imam Ghazali). Beliau juga memberi wasiat agar tidak menganggap ringan masalah pandangan, “Semua peristiwa peristiwa besar awalnya adalah mata, lihatlah api besar yg awalnya berasal dari percikan api.”

Lalu para Salafushalih mengatakan,” Banyak makanan haram yg bisa menghalagi orang melakukan sholat tahajud di malam hari, dan Banyak juga pandangan kepada yg haram sampai menghalanginya dari membaca Kitabullah.”

Saudaraku,
Semoga Allah memberi naungan barakah-Nya kepada saudaraku semua. Fitnah dan ujian tak pernah berhenti. Sangat mungkin, saudara kerap mendengar dan mengkaji masalah mata dan hati. Tapi belum tentu saudara termasuk dalam kelompok orang yang bisa memelihara mata. Padahal Imam Ghazali telah mengungkapkan,” Orang yg keliru menggunakan pandangan, berarti ia terancam bahaya besar karena mata adalah pintu paling luas yang bisa memberi banyak pengaruh pada hati.

Menurut Imam Ibnu Qahhim, mata adalah penuntun, sementara hati adalah pendorong dan pengikut. yg pertama, mata, memiliki kenikmatan pandangan. sedang yg kedua, hati, memiliki kenikmatan pencapaian. Dalam dunia nafsu keduanya adalah sekutu yg mesra. Jika terpuruk dalam kesulitan, maka masing-masing akan saling mencela dan mencerai.”
Simak juga dialog imajiner beliau dalam kitab Raudhatul Muhibbin: “Kata hati kepada mata, “kaulah yg telah menyeretku pada kebinasaan dan mengakibatkan penyesalan karena aku mengikutimu beberapa saat saja. Kau lemparkan kerlingan matamu ke taman dari kebun yg tak sehat. Kau salahi firman Allah, “Hendaklah mereka menahan pandangannya”. Memandang lawan jenis adalah panah beracun dari berbagi macam panah iblis. Barang siapa yg meninggalkan karena takut pd Allah, maka Allah akan memberi balasan iman padanya, yg akan didapati kelezatan dalam hatinya.” (HR. Ahmad) Tapi mata berkata kepada hati,” Kau zalimi aku sejak awal hingga akhir. Kau kukuhkan dosaku lahir dan batin. padahal aku hanyalah utusanmu yg selalu taat dan mengikuti jalan yg engkau tunjukkan. Rasulullah bersabda,” sesungguhnya dalam tubuh itu ada segumpal darah. Jika ia baik, maka seluruh tubuh akan baik pula. Dan jika ia rusak, rusaklah seluruh tubuh. Ketahuilah segumpal darah itu adalah hati” (HR. Bukhari n muslim)

Saudaraku,
Memelihara pandangan mata dapat menjamin kebahagiaan seorang hamba di dunia dan akhirat, dapat memberi nuansa kedekatan seorang hamba kepada Allah, menahan pandangan mata dapat juga menguatkan hati dan membuat seseorang lebih merasa bahagia, dan juga dapat menghalagi pintu masuk syitan ke dalam hati.

Saudaraku,
Dalam sebuah riwayat dikisahkan, pada kiamat ada sekelompok orang yg membawa hasanat yg sangat banyak, bahkan Rosul meyebutnya, kebaikan itu bak sebuah gunung. tapi ternyata Allah swt menjadikan kebaikan itu tak berbobot, seperti debu yg berterbangan dan tak ada artinya. Rosul mengatakan, bahwa kondisi seperti itu adalah karena mereka adalah kelompok manusia yg melakukan kebaikan ketika berada bersama manusia yg lain. Tapi takala dalam keadaan sendiri dan tak ada manusia lain yang melihatnya, ia melanggar larangan Allah.(HR. Ibnu Majah)

Kesendirian, kesepian, kala tak ada orang yang melihat perbuatan salah, adalah ujian yang akan membuktikan kualitas iman. di sinilah peran mengendalikan mata dan kecondongan hati termasuk dalam situasi kesendirian, karena ia menjadi bagia dari suasana yg tak diketahui oleh orang lain, “Hendaklah engkau menyembah Allah selola-olah melihat-Nya. jika engkau tidak melihat-Nya maka yakinilah bahwa ia melihatmu.”

 

sumber:  Tarbawi

 

MUSYRA XXIV 2014

Salam Pramuka…!!!!

Satyaku kudarmakan.. Darmaku kubaktikan..

Seiring berjalannya waktu kami Dewan Racana 2013 telah berada dipenghujung kepengurusan, satu tahun sudah kami jalan bersama dengan dukungan kaka-kaka sehingga kami dapat menjalanai kepengurusan ini dengan lancar walau masih banyak sekali kekurangan di sana sini dari kami sebagai dewan. Di akhir penghujung ini pun menghantarkan kami untuk melaksanakan MUSYRA XXIV untuk mengevaluasi dan membenahi segala yang berbaik untuk Racana Fatahillah – Nyi Mas Gandasari. Dengan ini pula kami mengundang kepada kaka-kaka Senioren dimanapun berada untuk berpartisipasi dan menyukseskan acara ini, kami berharap sekali mendapatkan masukan-masukan, ide-ide cemerlang juga informasi-informasi terupdate dari kaka-kaka senioren kami.. MUSYRA XXIV akan dilaksanakan pada:

Hari/Tanggal : Jum’at, 24 Januari 2014 s/d Minggu, 26 Januari 2014

Tempat : Komplek Perumahan PLTU, Kelapa Tujuh, Merak.

Transportasi : Dari terminal / stasiun Merak naik angkot merah turun di perumahan PLTU Kelapa Tujuh.

1010621_788376284510596_2101469934_nContact Person : Kak Rahmat (08561826651) atau Kak Yuni (085776804188)

Sekedar Kata Untuk Pramuka

salam hangat untuk teman-teman pramuka…

Bulan berkah ini, Ramadhan tercinta sejatinya menjadi suatu hal yang membahagiakan. Hal ini dikarenakan pada bulan ini, Agustus tepatnya tanggal 14 Agustus merupakan hari special. Ulang tahun pramuka ke-51. Layaknya manusia yang senang menyambut hari lahirnya, maka Pramuka pun harus tak kalah semarak dalam menyambut ulang tahunnya. Dalam umur yang ke-51, tampaklah bahwa Pramuka harus menjadi pribadi dewasa yang pengalaman dan tindak-tanduknya sudah tak diragukan lagi.

Puasa harusnya bukanlah menjadi halangan untuk menjalankan apapun aktivitas apa pun. Dari dahulu pramuka dikenal sebagai organisasi yang tanpa lelah berkarya. Hadirnya tulisan ini, semoga dapat menghimbau teman-teman untuk sekedar membagi semangat untuk tak berhenti berkarya. Salah satu kalimat dalam Sandi Racana Fatahillah-Nyi Mas Gandasari tersebut, “Berkarya nyata bergembira ria” semoga dapat menjadi suatu acuan kesadaran berbuat sesuatu yang bermanfaat. Yaaaaa, tak pandang bulu berkarya dalam bulan dan suasana apapun, sekalipun dalam keadaan berpuasa.

Umur yang bertambah sejatinya dapat menjadikan pribadi yang mampu menempatkan diri.

GOAL 2012

Puji syukur ke hadirat Allah swt. pada tanggal 7—12 Februari 2012 acara GOAL telah rampung dilaksanakan. Usaha reka kerja telah dimaksimalkan. Pada tanggal 7 Februari 2012 pukul 10.00 WIB peserta telah siap untuk pemberangkatan menuju Gunung Sangga Buana, Karawang. Namun sebelum itu, peserta GOAL melakukan upacara pelepasan di taman Auditorium. Jumlah peserta yang meneruskan tongkat estafet mencapai 17 orang, terdiri atas enam putra dan sebelas putri. Biarpun peserta pada tahun 2012 ini dapat dikatakan sedikit, namun kami berharap mereka mampu loyal pada Racana dan memiliki semangat juang yang tinggi.

          Perjalanan panjang menuju Karawang dilalui dengan penuh suka-cita. Sebelum mendaki gunung, para tamu racana mendapatkan materi tentang keracanaan, kepandegaan, kepramukaan dan keracanaan sebagai bekal pengetahuan untuk  implikasi dalam Racana. Selama di camp, tamu racana diharapkan mampu saling mengenal, baik antara peserta dengan peserta lainnya, reka kerja, dewan Racana, DKP, dan bahkan dengan  senioren. Itu semua dimaksudkan agar terjalin hubungan kekeluargaan yang erat dalam satu racana. Bahkan peserta GOAL 2012 telah memiliki julukan sebagai angkatan “Lelet”. Sebenarnya nama julukan per angkatan ini hanya untuk menambah keakraban antara satu dengan yang lainnya.

          Pada hari Jumat, 10 Februari 2012 para peserta beserta warga racana siap mendaki Gunung Sangga Buana. Setapak demi setapak kami menyusuri jalan menuju puncak. Sinar matahari yang tak letih mengiringi perjalanan kami. Perjalanan yang penuh perjuangan. Pada malam hari kami menginap di sekitar makam sebelum melanjutkan perjalanan menuju puncak gunung.

          Pagi harinya  kami melanjutkan perjalanan menuju puncak, dan sekitar pukul 08.00 WIB kami berhasil mencapai puncak Sangga Buana. Alhamdulillah.. setelah bersantai dan berfoto ria, maka kami melanjutkan perjalanan menuju Curug Cigentis. Di Cigentis kami tiba pukul 16.30. Pada malam harinya dilaksanakan upacara api unggun dan perjalanan per pos untuk para tamu racana. Setelah pagi datang menjemput, Angkatan Lelet bersiap untuk renungan dan pencarian logo. Pencarian logo merupakan hal yang paling dinanti. Di dalamnya terdapat keharuan, usaha, kerja keras, kekompakan, serta solidaritas. Setelah itu dilaksanakan pelantikan yang dihadiri oleh Kak Nanang Syaikhu selaku pembina. Setelah semua proses GOAL selesai tibalah saatya untuk kembali ke kampus tercinta.

          Yaaaaaaaaaah, begitulah sedikit cerita mengenai GOAL 2012. Sepertinya semua ini sudah dapat terbayangkan atau bahkan sering dialami oleh kakak-kakak dalam berbagai kesempatan. Semangka…….. Semangat kakak… 0_o 🙂 🙂 🙂

“KOMINFO”