Pelantikan Dewan dan Kelompok Kerja

Racana Fatahillah-Nyi Mas Gandasari punya berita terhangat yaitu pergantian pengurus dewan Racana pada tanggal 23 Januari 2016, bertempat di Aula Madya lantai 2. Ketua Racana periode sebelumnya dijabat oleh Wahyudin dan Nurbaiti kini telah digantikan oleh Mohamad Fadholi didampingi oleh wakilnya Yulia Hilma. Pemangku Adat periode sebelumnya dijabat oleh Ahmad Farhan dan Sulastri Rahayu kini telah digantikan oleh M. Maftuh Rahmat dan didampingi oleh wakilnya Dwi Susanti.

Berikut ini adalah suasana upacara pelantikan Dewan masa bhakti 2016

IMG20160123111400

Upacara Adat Pelantikan Dewan Racana Masa Bhakti 2016 dipimpin oleh kak Cecep

Serah terima jabatan dari KDR periode 2015 kepada KDR terpilih periode 2016

 

Serah terima jabatan dari Pemangku Adat periode 2015 kepada Pemangku Adat terpilih periode 2016

 

Semoga KDR serta jajarannya dapat menjalankan amanah dan tanggung jawab dengan maksimal dan sebaik mungkin, sehingga Racana kami dapat berkembang dengan baik. Aamiin..

Jaya lah Pramuka!

Jaya lah Indonesia!

Salam Pramuka!!!

Iklan

Selamat dan Teruslah Memandu

Tampak raut wajah gembira penuh asa dan semangat untuk mengemban tugas dan tanggungjawab sebagai PANDEGA

Setelah melalui rangkaian proses pendidikan dan pembinaan serta pengabdian, akhirnya sekira 14 orang Calon Pandega Racana Fatahillah-Nyi Mas Gandasari UIN Jakarta angkatan 2009, Minggu (26/9) pagi dikukuhkan menjadi Pandega. Prosesi pelantikan sendiri berlangsung di kawasan Pondok Petir, Sawangan, Depok, Jawa Barat. Dimana sebelumnya keempat belas Calon Pandega ini melakukan perjalanan malam dari Kampus UIN Jakarta yang terletak di kawasan Ciputat.

Sebelum pembina menyematkan balok Pandega kepada keempat belas calon pandega, tampak dalam upacara pelantikan Pandega itu, raut muka yang penuh ketegangan. Ya, seperti biasa, berbagai ‘pengujian’ baik penguasaan materi kepramukaan, keracanaan, wawasan kebangsaan, keagamaan, sosiologi serta wawasan umum harus mereka lalui dalam perjalanan malam tersebut. Tidak hanya itu, dalam prosesi tersebut, para calon pandega pun harus melalui penilaian akhir dari Dewan Kehormatan Pandega atas rekomendasi Dewan Racana Pandega.

Sebelumnya, mereka juga sekira 18 bulan pendidikan dan pembinaan yang diberikan Dewan Racana Pandega, diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari baik dalam organisasi maupun di tengah masyarakat. Paling tidak, para calon pandega UIN Jakarta, usai dinyatakan sebagai anggota Racana harus mengikuti pendidikan dan latihan dasar, pendadaran, pengembaraan, ikut serta membangun organisasi dan masyarakat (pengabdian diri baik dalam organisasi satuan, maupun masyarakat).

Akhirnya kesungguhan para calon pandega akhirnya membuahkan hasil dengan dikukuhkannya mereka sebagai Pandega. Maka, usai mengucapkan ulang janji di hadapan pembina, purna Pandega dan Pandega serta Dewan Racana Pandega yang dilanjutkan dengan penyematan balok Pandega secara simbolis, raut wajah sumringah penuh haru pun menyeruak di wajah-wajah pandega baru pagi itu.

“Alhamdulillah, akhirnya kesampaian juga usaha keras kita. Semoga kita bisa mengemban tugas dan tanggungjawab sebagai seorang pramuka pandega, ” ujar Kak Maulida.

Adapun nama-nama anggota Racana UIN Jakarta terdiri dari 6 orang putra dan 8 orang putri yang baru saja dilantik sebagai Pandega adalah sebagai berikut:

  1. Kak Abdullah Suntani
  2. Kak Fauzul Arifin
  3. Kak Rizki Malia Pradana
  4. Kak Ambo Ilang
  5. Kak Irwan Setiawan
  6. Kak Ihwan Rizki
  7. Kak Maulidah Al-Churriyah
  8. Kak Rosyi Nurrosyidah
  9. Kak Siti Zaenah
  10. Kak Nurulia Dwi Febriani
  11. Kak Amalina
  12. Kak Nurhalimah
  13. Kak Nia Nirawati
  14. Kak Anjar Sari

Semoga beberapa nama calon pandega angkatan 2009 yang belum menempuh proses untuk menjadi pandega segera menyusul dalam waktu dekat ini.

Selamat dan teruslah memandu!

@@@

Ditulis dan diposting oleh Kak Hayat (purna Pandega’95)