Dua Bidang Berkolaborasi Mengadakan “Field Trip”

Dua Bidang Racana Fatahillah-Nyi Mas Gandasari yakni Bidang Sosial, Budaya, Agama (Sosbuda) dan Bidang KOMINFO mengadakan kegiatan Field Trip dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 27 September 2015 dan diikuti oleh Dewan dan anggota Racana. Dua tempat yang dikunjungi adalah Makam Pahlawan (Kalibata) dan Kwartir Nasional. Adapun tujuan kegiatan ini adalah untuk memupuk rasa nasionalisme dan patriotisme sebagai Pramuka Indonesia.

Makam Pahlawan-Kalibata

Makam Pahlawan-Kalibata

Makam Pahlawan-Kalibata

Makam Pahlawan-Kalibata

Makam Pahlawan-Kalibata

Makam Pahlawan-Kalibata

Makam OPahlawan-Kalibata

Makam OPahlawan-Kalibata

Makam Pahlawan-Kalibata

Makam Pahlawan-Kalibata

Bersama guide

Bersama guide

Dewan dan Anggota RAcana Fatahillah-Nyi Mas Gandasari

Dewan dan Anggota RAcana Fatahillah-Nyi Mas Gandasari

Penyerajan Kenang-Kenangan u(Makam Pahlawan)

Penyerajan Kenang-Kenangan u(Makam Pahlawan)

Diskusi di Kwarnas

Diskusi di Kwarnas

Kak Susi, salah satu pembicara dari Kwarnas

Kak Susi, salah satu pembicara dari Kwarnas

IMG_9482

Berdiskusi dengan Kakak Kwarnas

IMG_9490

Kak Marbawi, Salah satu pembicara dari Kwarnas

IMG_9483

Kak Ahmad Rusdi, salah satu pembicara dari Kwarnas

Kak Zaki, Anggota DKN dari Pramuka UIN Jakarta

Kak Zaki, Anggota DKN dari Pramuka UIN Jakarta

Berlangsungnya diskusi

Berlangsungnya diskusi

Foto bersama jajaran Kwarnas

Foto bersama jajaran Kwarnas

Penyerahan Kenang-kenangan dari Kwarnas untuk UIN Jakarta

Penyerahan Kenang-kenangan dari Kwarnas untuk UIN Jakarta

Penyerahan kenang-kenangan dari Pramuka UIN untuk Kwarnas

Penyerahan kenang-kenangan dari Pramuka UIN untuk Kwarnas

Iklan

Selamat Jalan Kak Azrul Azwar.

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Kami ada karena semangat kami.

Salam Pramuka !!!

Salam sejahtera kami ucapkan kepada kakak-kakak Warga Fatahillah dan Nyi Mas Gandasari serta kakak-kakak pembaca blog Racana Fatahillah-Nyi Mas Gandasari, semoga selalu berada dalam keadaan sehat wal afiat.

 

SBY melayat makam kak Azrul

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun. Telah berpulang ke rahmatullah Mantan Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka sekaligus mantan ketua umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) periode 1988-1991 dan 1994-1997, Prof Dr dr Azrul Azwar. Ka Azwar meninggal dalam usia 69 tahun.

Menurut Zaenal, Azrul sebelum wafat memang tengah berjuang melawan penyakit kanker hati yang telah diderita sejak lama.

“Padahal rencananya awal April ini beliau akan melakukan operasi namun sayang beliau harus terlebih dahulu meninggalkan kita,” jelasnya. Pencarian donor hati untuk cangkok memang cukup sulit untuk dilakukan. Zaenal mengatakan, Azrul pernah ke Malaysia dan negara lainnya untuk mencari donor namun belum ada yang cocok. “Mungkin karena faktor usia juga,” tutur Zaenal.(detik.com)

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjelaskan mantan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Azrul Aswar merupakan sosok yang memiliki dedikasi tinggi bagi pengembangan Gerakan Pramuka termasuk program revitalisasi yang dilakukan sejak 2006. “Saya mengenal almarhum sebagai tokoh yang tekun dan ingin betul membawa perubahan bagi Gerakan Pramuka,” kata Presiden saat membuka sidang kabinet terbatas di Kantor Presiden Jakarta, Rabu, mengenang sosok Azrul Azwar yang meninggal pada Selasa (1/4) sore.

Presiden Yudhoyono Ditengah kesibukan tugas Negara bersama Ibu Ani Yudhoyono melayat almarhum mantan Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka masa bakti 2008-2013, Prof. Dr. dr. Azrul Azwar, MPH yang disemayamkan di ruang Auditorium Kwartir, Jalan Medan Merdeka Timur 6, Jakarta. Presiden beserta Ibu Ani Yudhoyono melakukan do’a dihadapan almarhum, salah satu putera terbaik bangsa.

sumber: Kwarnas

sumber: Kwarnas

Seperti diberitakan media massa sebelumnya, mantan Kepala Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Azrul Azwar meninggal di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta pada Selasa (1/4) pukul 17.55 WIB/

Kepala Negara mengatakan mantan Ka Kwarnas yang menjabat selama dua periode itu selama memimpin Gerakan Pramuka memegang peranan penting dalam upaya revitalisasi gerakan Pramuka sesuai dengan permintaan Presiden Yudhoyono pada 2006 lalu. “Sejak 2006 kegiatan Pramuka meningkat secara signifikan. Itu bagus untuk pembentukan watak anak-anak kita,” katanya. (antaranews.com)

Doa dan Kasih selalu kami persembahkan kepada mendiang Ka Azrul, walau raga telah dikandung bumi namun jasa dan karya beliau selalu hadir dalam sanubari bagi kami pramuka UIN Jakarta khususnya dan pramuka Indonesia umumnya. Semoga diterima segala amalnya dan dilapangkan kuburnya. Salam Pramuka.

Pengumuman: Lomba Pembuatan Logo, Lagu dan Maskot

“50 Tahun Gerakan Pramuka dan 100 Tahun Kepanduan di Indonesia”

Pendahuluan
Gerakan Pramuka, sebagai organisasi pendidikan kepanduan di Indonesia, akan memperingati ulang tahunnya ke-50 pada 2011. Walaupun demikian, gerakan pendidikan kepanduan telah lama ada di bumi Indonesia, yaitu sejak 1912. Berarti pada 2012 akan diperingati 100 Tahun gerakan kepanduan di Indonesia.

Memperingati Hari Pramuka 14 Agustus 2011 yang sekaligus merupakan HUT ke-50 Gerakan Pramuka dan 100 tahun gerakan kepanduan di Indonesia pada 2012 Kwartir Nasional Gerakan Pramuka bermaksud menyelenggarakan lomba membuat Logo, lagu (Mars) dan Maskot.

Tema kegiatan adalah “Satu Pramuka Untuk Satu Indonesia, Jayalah Indonesia”
Ketentuan umun Lomba pembuatan Logo, Lagu dan Maskot HUT Pramuka ke-50 Tahun 2011 dan 100 tahun gerakan kepanduan di Indonesia pada 2012 adalah sebagai berikut:

  1. Terbuka untuk umum, warganegara Indonesia.
  2. Setiap peserta harus melengkapi dengan keterangan tertulis berisi nama lengkap, alamat lengkap, nomor telepon, dan alamat e-mail (kalau ada)
  3. Setiap peserta harus melampirkan fotokopi tanda pengenal (KTP/Kartu Pelajar/SIM/Paspor).
  4. Semua karya harus selaras dengan tema.
  5. Semua karya harus merupakan karya asli, bukan menjiplak/mencontoh dari karya lainnya, dan tidak sedang/pernah diikutsertakan dalam lomba lainnya.
  6. Semua karya yang masuk menjadi milik panitia.
  7. Panitia berhak mengadakan penyesuaian seperlunya terhadap karya-karya yang masuk.
  8. Panitia berhak menggunakan karya-karya pemenang untuk kepentingan Gerakan Pramuka.
  9. Keputusan panitia adalah mutlak dan tak dapat diganggu-gugat.
  10. Karya Logo, Lagu dan Maskot dikirim ke Kwartir Nasional Gerakan Pramuka u.p. Panitia Lomba, dengan alamat Jalan Medan Merdeka Timur 6, Jakarta 10110 dan paling lambat diterima panitia tanggal 30 Juli 2010.
  11. Pengumuman pemenang akan dilaksanakan tanggal 14 Agustus 2010.

Persyaratan Khusus:
A. Lomba Membuat Logo:

  1. Logo harus sejalan dengan tema.
  2. Logo dibuat di atas kertas ukuran minimal A4 dan maksimal A3.
  3. Cara dan teknik pembuatan logo bebas, boleh menggunakan tangan atau pun computer
  4. Logo dibuat secara 2 (dua) dimensi, dan harus mencantumkan lambang Gerakan Pramuka (tunas kelapa) dan lambang World Scouting/Kepanduan Sedunia (bunga lili/fleur-de-lys).
  5. Logo harus mencantumkan pula lambang Gerakan Pramuka (tunas kelapa) dan lambang World Scouting/Kepanduan Sedunia (bunga lili/fleur-de-lys).
  6. Logo dilengkapi penjelasan rinci meliputi makna/filosofi logo, karakter serta masing-masing arti warna yang digunakan.
  7. Logo yang dikirim dalam bentuk hard copy harus secara mendatar dimasukkan ke dalam amplop, dan tidak boleh dilipat. Usahakan melapisi kertas desain logo dengan karton tebal, agar tidak tertekuk atau terlipat saat pengiriman. Logo yang dikirim dalam bentuk soft copy dalam format tiff atau cdr minimal 2.5 MB

B. Lomba Cipta Lagu Mars Gerakan Pramuka

  1. Lagu berirama mars, penuh semangat.
  2. Syair lagu menggunakan Bahasa Indonesia dengan kata-kata yang mudah diingat
  3. Lagu ditulis dalam Notasi balok dan angka
  4. Syair lagu mencerminkan visi dan misi Gerakan Pramuka
  5. Durasi lagu antara 5-10 menit
  6. Lagu dinyanyikan dan direkam dalam CD dengan diiringi musik.
  7. Karya peserta dikirimkan dalam bentuk notasi dan rekaman CD.

C. Lomba Pembuatan Maskot

  1. Maskot harus sejalan dengan tema.
  2. Maskot dibuat di atas kertas ukuran minimal A4 dan maksimal A3.
  3. Cara dan teknik pembuatan Maskot bebas, boleh menggunakan tangan atau pun komputer.
  4. Maskot dibuat secara 2 (dua) dimensi, dan harus mencantumkan lambang Gerakan Pramuka (tunas kelapa) dan lambang World Scouting/Kepanduan Sedunia (bunga lili/fleur-de-lys).
  5. Maskot dilengkapi penjelasan rinci meliputi makna/filosofi Maskot, karakter serta masing-masing arti warna yang digunakan.
  6. Maskot dikirim secara mendatar dimasukkan ke dalam amplop, dan tidak boleh dilipat. Usahakan melapisi kertas desain Maskot dengan karton tebal, agar tidak tertekuk atau terlipat saat pengiriman.

Untuk para pemenang, panitia menyediakan hadiah berupa uang tunai dan piagam penghargaan:
A. Juara lomba membuat Logo sebesar Rp. 5.000.000,- (lima juta rupiah)
B. Juara lomba cipta lagu mars Gerakan Pramuka sebesar Rp. 8.000.000,- (delapan juta rupiah)
C. Juara lomba membuat Maskot sebesar Rp. 5.000.000,- (lima juta rupiah)

Panitia pelaksana

@@@

Diposting oleh Kak Hayat (purna Pandega/1995)