Pembinaan

Penyampaian Materi oleh kak Salam

Sejak hari minggu tanggal 10 April 2011, pembinaan untuk warga baru Racana Fatahillah-Nyi Mas Gandasari mulai dilaksanakan. Pembinaan ini dilaksanakan sebagai suatu syarat warga duntuk memenuhi bina diri dan untuk meningkatkan potensi warga baru dalam kepramukaan, ujar Kak Ahyi dan Kak Arie sebagai anggota Bidang Pendidikan dan Latihan. Pembinaan dilakukan selama dua belas kali pertemuan.

 

Untuk pertemuan pertama—10 April 2011—diisi dengan sejarah kepramukaan dari awal pencetusan oleh Lord of Gillwell baden Powell hingga Pramuka di Indonesia sekarang ini dengan pemateri Kak Abdul Salam. Warga baru terlihat antusias dalam mengikuti pembinaan ini. Pasalnya berbeda dengan materi sejarah yang dipaparkan pada waktu siaga, penggalang ataupun penegak.

Kak Arief dengan semangat memberikan materi

Warga baru dituntut untuk ikut berperan aktif dengan saling tukar pikiran dan pendapat tentang sejarah pramuka, terlebih materi yang disajikan oleh Kak Salam ini sangat menarik dan lebih luas jangkauannya. Beliau tak hanya memberikan sejarah pramuka yang monoton, akan tetapi berikut dengan sejarah dunia dan Indonesia yang bekaitan dan mempunyai hubungan erat dengan kepramukaan.

Nah, untuk jam yang kedua dibahas tentang sejarah gugus depan 07-081 dan 07-082. Pematerinya kali ini sudah tak asing lagi bagi kakak-kakak warga racana, Kak Arif Suci K. Jabatan pemangku adat sudah ia lakoni selama dua tahun periode kepengurusan dewan racana. Sebelum memulai kegiatan Kak Arif –begitu ia disapa dalam sehari-hari—memberikan materi yang sedikitnya bisa mengasah otak. Dengan kedua tangan di letakkan di depan dada, kemudian tangan kanan diputar-putar ke arah depan dan tangan kiri di putar-putar ke arah belakang.Permainan ini mengandalkan keseimbangan otak kanan dan otak kiri. Tak banyak orang yang langsung bisa menguasai permainan ini, tawa canda keceriaanpun terpampang di wajah kakak-kakak yang mengikuti pembinaan ini. Seterusnya dilanjutkan dengan materi yang membahas tentang asal mula dibentuknya gugus depan di UIN Jakarta dan segala perubahan yang berhubungan dengan nomor gugus depan UIN Jakarta.

by: Irfan Setiawan (CP/10)

 


Iklan

2 pemikiran pada “Pembinaan

  1. Para pramuka mahasiswa ini apa tidak cukup belajar sendiri dari buku-buku sejarah pramuka atau gugusdepannya?

  2. seperti halnya pelajaran yang ada di setiap Jenjang Pendidikan….
    pertanyaannya…
    “apakah murid-murid tidak bosan dengan materi sejarah yang diulang-ulang?”
    Sejarah memang bisa dipelajari secara otodidak tapi pemahaman akan masalah haruslah dibimbing….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s