Indahnya Silaturahmi

Sejatinya, silaturahmi itu begitu indah dan memesona. Ya, indah dipandang mata, indah pula dirasa hati. Tak terpikir akan lelahnya fisik usai menempuh perjalanan, karena seakan hilang begitu tiba dan menyaksikan rona-rona bahagia yang menyemburat dari para sahabat.

Untuk ke sekian kalinya, kami melepas kangen antar sesama Jawara [Jalinan Alumni dan Warga Racana] UIN Jakarta yang tersebar di seantero (baca: jabodetabek). Dan pada Minggu, 8 Agustus 2010 kemarin, pertemuan rutin para Jawara dilaksanakan di kediaman Kak Arif Aryadi di Perumahan Guru Al-Falah 1, Parakan, Pamulang 2, Tangerang Selatan.

Alhamdulillah, pertemuan yang diawali dengan sholat berjamaah dzuhur, lalu dilanjut dengan makan siang bersama ini berjalan lancar. Usai santap siang bersama, acara dilanjut dengan obrolan seputaran Racana dan aktivitas hidup dan kehidupan masing-masing Jawara. Mulai dari pengalaman para ‘tetua’ yang pada saat itu turut hadir, seperti Kak Nanang Syaikhu (purna pandega/87) yang konon mengaku tak menyangka sebelumnya, jika akhirnya kumpul-kumpul lintas generasi ini bisa dirasakan. “Dulu, waktu saya dan teman-teman mencoba menghidupkan Pramuka di Kampus, tak pernah menyangka jika pada akhirnya sekarang ini ada yang namanya Jawara, sebuah upaya untuk menghimpun orang-orang yang pernah dulu berkumpul bersama di dalam bingkai Racana. Tentunya, ini harus dilakukan terus untuk menjaga silaturahmi diantara kita,” ujarnya.

Tentunya, acara tak melulu dengan saling mencurahkan nostalgia masa-masa lalu. Ajang ini pun kerap dimanfaatkan sebagai ‘latihan’ para Jawara untuk lebih bisa ‘eksis’ dan menempa mental sebagai bekal hidup di kemudian hari. Seperti apa yang dilakukan oleh Kak Slamet (Pandega/07), warga Racana aktif yang menjajal kemampuannya ‘dagang’ sarung di tengah-tengah komunitasnya sendiri. Tak ayal ia pun kerap jadi ‘sasaran tembak’ para Jawara dengan gaya yang khas ala warga Racana. Penuh canda, sedikit menohok namun tentunya tak ada maksud apa-apa. Ya, hanya sekedar ‘menguji’ daya juang para warganya. Rupanya, ia terprovokasi dan seakan untuk membuktikan omongan para ‘senior’ yang selalu mengumbar omongan jadikan forum ini sebagai ajang kalian untuk berbagi informasi, keluh kesah, curhat, hingga bisnis, atau pedekate dalam rangka mencari jodoh sesama warga. Dan, memang upaya Kak Slamet pun berujung untung, pasalnya beberapa helai sarungnya dibeli Jawara yang hadir.

Dan, mengenai agenda utama dalam pertemuan tersebut yaknipengumpulan KOIN JAWARA dan seputar program pendirian lembaga baru bisa dibicarakan menjelang akhir waktu pertemuan. Ya, selain sambil menunggu Jawara yang lain, juga tentunya untuk menjauhkan acara dari kesan formal. Soal KOIN JAWARA dalam pertemuan itu akhirnya setelah dikumpulkan bersama dan dihitung terkumpul sekira 150 ribu rupiah. Dan upaya pengumpulan ini tidak berhenti disini, kami terus mengajak kepada para Jawara untuk berpartisipasi untuk mengumpulkan koin-koin recehnya dan pada waktunya nanti kita kumpulkan bersama untuk dihitung pada pertemuan berikutnya Oktober mendatang.

Sementara untuk rencana beberapa program lainnya, karena berbagai kesibukan serta hal lainya, beberapa Jawara yang diamanahi untuk menyusun konsep belum bisa memaparkan konsepnya dalam pertemuan tersebut. Akhirnya disepakati beberapa program yang pernah disepakati pada pertemuan sebelumnya akan dipresentasikan pada pertemuan mendatang.  Dalam kesempatan itu pula, Dewan Racana Pandega Fatahillah – Nyi Mas Gandasari UIN Jakarta memaparkan berbagai program ke depannya, lebih khusus lagi yang berkaitan dengan program hari jadi Gerakan Pramuka dan Racana UIN Jakarta. Tak lupa mereka pun mengundang para Jawara untuk bisa hadir dalam acara buka puasa bersama sekaligus memperingati HUT Gerakan Pramuka yang jatuh pada hari Sabtu, 14 Agustus 2010 nanti.

Dan seperti biasa, acara pun diakhiri dengan sesi foto bersama. Betapa indahnya silaturahmi yang secara terus menerus memberi energi positif. Pun tentunya dengan para Jawara yang tak bisa hadir dalam kesempatan itu, semoga informasi ini memberi kabar indah seindah dari makna silaturahmi itu sendiri. Semoga 🙂

Untuk pertemuan berikutnya akan berlangsung di rumah Kak Alam-Kak Reni di kawasan Karang Tengah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan pada  Minggu, 10 Oktober 2010. Insya Allah, undangan menyusul kemudian.

@@@

Ditulis dan diposting oleh Kak Hayat (purna pandega/95)

Iklan

2 pemikiran pada “Indahnya Silaturahmi

  1. nicepost ..good blog..:)
    salam kenal..
    tetap berkarya…
    ditunggu kunjungan baliknya..

    • waaah ternyata kedatangan tamu dari pembuat boneka horta and potty… beberapa koleksi boneka sejenis pernah menghiasi rumah saya pribadi hehehe…

      terima kasih atas kunjungannya… terus berkarya demi masa depan yang penuh asa..

      tabik…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s