Siap Grak!

peserta diklatsar 2010 tengah mengikuti sesi latihan baris berbaris (foto dok. kominfo DRFN)

Siap Grak!

Minggu, 25 April yang cerah, peserta diklatsar –yang merupakan anggota angkatan 2010— telah berkumpul di halaman depan Student Center UIN Jakarta. Latihan dimulai pukul 08.30 di pandu Kak Evi, Kak Olid, dan Kak Empe. Rupanya hari itu materinya adalah baris berbaris atau lebih dikenal dengan PBB. Dalam kesempatan itu yang bertindak sebagai pemateri adalah Kak Arie, purna Pandega angkatan 2003 yang aktif juga di Resimen Mahasiswa (menwa).

Seperti biasa, latihan diawali dengan jogging keliling kampus dan senam pramuka, wah rupanya sudah hampir dua bulan latihan, ternyata anggota baru 2010 sudah banyak yang hafal gerakannya lho !

Setelah senam selesai baru deh, Kak Arie memulai instruksinya latihan baris-berbaris. Kak Arie, mengajari cara hormat yang benar, hadap kanan dan hadap kiri serta variasi-variasi gerakan. Setelah sang fajar beranjak naik, keringat sudah mulai membasahi baju mereka latihan selesai.

Siap Grak!! (foto dok. kominfo DRFN)

Sambil istirahat sejenak, tak lupa Kak Arie pun sharing tentang dunia kampus dan Racana. Dan seperti biasa, peserta diklatsar pun selalu antusias berbincang-bincang. Adik bertanya, kakak menjawab yang diselingi tawa canda bareng pun menghiasi sesi latihan. Letih dengan berpeluh keringat pun seakan ‘lewat’ begitu saja. “Wuih, capek, panas tapi seneng, abis pelatihnya ganteng sih,” seloroh Kak Ina, mahasiswa FITK jurusan PBA semester empat saat diminta komentarnya

Pun dengan Kak Arifin, yang mengatakan “Sesuatu yang capek, biasanya menyenagkan.”

Usai melepas lelah dengan ngobrol seputar kampus dan Racana, tepat pukul 11.30, Kak Eti mengajak peserta menuju ke lantai 7. Rupanya peserta dan warga Racana yang lainnya diajak menonton film berjudul Freedom Writer Diary.  Usai menyaksikan film, peserta pun diajak berdiskusi seputar film tersebut.

”Film ini membangun jiwa pemuda untuk menjadi lebih baik, wah two thumbs up deh,” ujar Kak Ina.

”Film ini memperlihatkan  proses yang panjang dalam mendidik karena harus diperlukan niat, usaha dan pengorbanan yang besar untuk merubah perilaku peserta didik dari yang belum baik menjadi baik,” imbuh Kak Ifa, mahasiswa semester empat jurusan Pendidikan Biologi.

Tak terasa, waktu terus berjalan, hingga alokasi waktu diklatsar hari itu selesai. Tak lupa, sebelum mengakhiri kegiatan, Kak Olid dari bidang Diklat menyampaikan tentang agenda rencana acara minggu besok.

Lalu kita semua pun sayonara…

@@@

Ditulis dan diposting oleh Kak Eby (calon pandega/2009)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s