Home > Artikel, Berita, Kampus, Warga > Sosialisasi Nasional UU Gerakan Pramuka

Sosialisasi Nasional UU Gerakan Pramuka

"Acara Welcome Party di Lapangan H Unnes"

Acara yang dilaksanakan di Universitas Negeri Semarang, tanggal 25 – 27 Maret 2011 atas kerjasama Kwartir Nasional, Kementrian Pemuda dan Olahraga, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Universitas Negeri Semarang ini dihadiri oleh 1200 Peserta, dari Unsur Pemerintah Pusat dan Daerah, DPR RI, Dinas Olahraga Daerah, Kwarnas, Kwarda dan Kwarcab se Indonesia, Pramuka Penegak dan Pandega se Jawa Tengah dan Perguruan Tinggi Negeri / Swasta se Jawa serta undangan. Acara ini dibuka langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia.

Dalam Acara ini terdapat berbagai macam kegiatan, yaitu: Perkemahan Jum’at, Sabtu, Minggu (Perjusami) yang diikuti oleh Pramuka Penegak dan Pandega se Jawa Tengah, Kegiatan Bakti, Sosialisai Nasional UU No. 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka yang bertajuk “Satu Pramuka untuk Satu Merah Putih”, Simposium “Peran Pendidikan Kepramukaan dalam Pembangunan Karakter Bangsa” dan Mini Simposium yang dibagi menjadi 4 komisi, setra kegiatan wisata.

Dalam pembukaan acra, sambutan pertama diisi oleh Rektor Unnes, kemudian dilanjutkan oleh Gubernur Jawa Tengah; Bibit Waluyo dengan motonya bali deso mbangun deso, beliau sangat mendukung sekali dalam kegiatan Kepramukaan dan dalam sambutannya sampai diulang dua kali bahwa “Gerakan Pramuka adalah benteng kesatuan nasional, jadi Pramuka jangan dipolitisasi

Menteri Negara Pemuda dan Olahraga, Andi Malaranggeng memberikan pidatonya bahwa melakukan Revitalisasi Gerakan Pramuka bertujuan untuk menghidupkan kembali atau menjadikan Pramuka lebih semangat dan digemari oleh kaum muda zaman ini. Ada hal yang baru dalam UU ini yaitu adanya “gudep komunitas dan satuan komunitas” bagi anggota pramuka yang sesama profesi, aspirasi dan keagamaan, “Gugus Darma” diperuntukan bagi alumni Pramuka, dan diadakannya Evaluasi, Sertifikasi dan Akreditasi, tutur Menpora.

 

"Pidato Wapres dalam pembukaan acara Sosialisasi Nasional UU Gerakan Pramuka"

Sambutan dilanjutkan Wakil Presiden Boediono dan sekaligus membuka kegiatan. Ada beberapa hal yang disampaikan oleh wakil Presiden dalam pidatonya yaitu, dengan ditetapkannya UU ini bukan hanya menjadi landasan hukum, tetapi juga sebagai landasan hati, agar kita semakin semangat membangun kembali Gerakan Pramuka. Pemerintah pusat beserta jajarannya siap mendukung penuh dalam kegiatan kepramukaan. Beliau juga menambahkan bahwa “gugus depan sebagai ujung tombak Gerakan Pramuka harus diaktifkan lagi khususnya di lembaga pendidikan, melengkapi tool kit, membuat kegiatan yang lebih menarik dan yang terpenting bahwa perlu disusun kurikulum sebagai bahan pendidikan Kepramukaan”.

Seperti yang ditulis di website Kwarnas, bahwa acara ini menelan anggaran 5 Miliyar Rupiah, diperuntukan untuk semua jenis kegiatan dan menjamu 1.200 pesertanya, dengan menyewa 10 hotel dan berbagai macam sarana dan prasarana, wal hasil dana segitu besar ludes dalam 3 hari.

 

****  ditulis dan diposting oleh Fawzul Arifin Pandega 2009  ****

About these ads
Categories: Artikel, Berita, Kampus, Warga
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 996 other followers

%d bloggers like this: